Berbicara soal passion atau hasrat maupun minat seseorang terhadap sesuatu memang bukanlah hal yang bisa dipaksakan. Passion itu sendiri ada di dalam diri manusia bukan hadir begitu saja, ada banyak faktor yang mempengaruhi seperti gen, lingkungan, pola asuh keluarga dan masih banyak lagi.
Jadi passion itu bisa terdeteksi sejak usia dini.
Di masa sekarang ada banyak orang yang kuliah, bekerja dan hidup tidak sesuai passion nya. Menjalani apa yang bukan minat itu ternyata menyakitkan. Ketika sebagian orang bangun tidur dengan rasa bahagia, kita yang "terpaksa" bangun tidur dengan seonggok gumpalan hitam oleh keluh kesah di hati yang entah kapan saja bisa meledak.
Saat sebagian orang living a day dengan penuh semangat, kita dengan semangat yang sudah tinggal di ubun-ubun hanya ingin cepat pulang dan tidur dirumah. Dan di saat sebagian orang bergegas pergi ke peraduan merangkai mimpi untuk mengisi energi baru di esok hari. Kita yang hanya terpaku pada ponsel, berselancar di dunia maya, meratapi diri dengan apa yang seharian ini dijalani.
Mungkin ada banyak orang diluar sana yang pernah merasakan hal serupa. Living a life without passion is like a zombie. Kita hidup tapi tak merasakan apa-apa. Flat, kosong, tidak bergairah. Bersenda gurau dengan sahabat pun rasanya nothing special. It felt like " I just lost my self, I didn't even recognize me. Who am I, who I used to be" dan banyak lagi perasaan aneh yang berkecamuk di dalam hati.
Sebenarnya semua akan baik-baik saja dan terasa mudah saja jika dari awal seseorang mengenali bakat, hobby, dan minatnya. Tapi banyak orang mengesampingkan hal itu. Contoh, seorang anak yang suka memasak dan bisa memasak sejak kecil dan orang tuanya tahu itu. Tapi ketika dewasa di haruskan kuliah kedokteran. Memang si anak akan menuruti karena itu untuk kebaikan masa depannya. Saat dia sudah "terlanjur" bekerja, passion seseorang tidak mungkin bisa hilang begitu saja. Dia seorang dokter yang cerdas, tapi tak ada yang tahu didalam hatinya dia merasa "terpaksa" melakukan semuanya. Dia tidak bahagia. Dia yang sejak awal merasa passion nya bukan disitu akan berpikir "ah yang penting aku bekerja, yang penting aku dapat gaji, yang penting kewajiban sudah ku lakukan" dia menjalani hari-harinya dengan serba ala kadarnya.
Untuk berani ambil resiko rasanya tak mungkin. Keluar dari zona nyaman juga rasanya enggan. Itu yang pasti orang pikirkan ketika ingin menjalani passion nya. Tapi tak ada salahnya mencoba. If you fail, at least you've tried your best. Dan tak akan ada penyesalan di akhir.
Bekerja sesuai passion atau minat itu menyenangkan lho. Kita bisa bahagia setiap hari karena mencintai setiap detik waktu yang dihabiskan. Mengerjakan pekerjaan dengan ikhlas. Karena ketika kita cinta dengan pekerjaan maka hati akan lebih ikhlas bekerja. Jika ada orang yang appreciate dengan hasilnya kita pun akan semakin bangga.
Seorang sahabat pernah berkata pada saya, "kau masih muda, jalanmu masih panjang. Tidak ada salahnya mencoba. Mumpung belum mempunyai tanggung jawab pasangan dan anak. Coba saja, jika sudah punya tanggung jawab kau akan susah dan berat melangkahkan kakimu untuk keluar" ~ Bang Ded.
Ada benarnya, jika sudah terlanjur memiliki tanggung jawab lebih. Sebagian orang lebih memilih bekerja dan menjalani hidup walau tanpa passion, serta mengesampingkan fakta bahwa dia mempunyai keahlian lain yang bisa bermanfaat. Bekerja ya bekerja saja, yang penting gaji cukup untuk anak istri.
Apa segini saja perjuangan kita sebagai manusia ?
Come on...
Manusia diciptakan unik. Masing-masing orang pasti punya kelebihan. Ayolah.. mulai sekarang yakinkan dirimu. Walau kamu merasa tidak punya kelebihan, coba lihat lebih jeli pasti ada satu hal yang membuatmu spesial di muka bumi ini.
Just don't give up. Memberanikan diri untuk out of the box walaupun akan ada banyak penolakan dari orang disekitarmu setidaknya itu lebih baik. Daripada duduk diam terpaku mengubur passion.
So, apapun passionmu entah itu kesenian, kerajinan tangan, kuliner, musik, dan lain-lain. Just try make it happen and do it with your heart. 😊😙
izin Share Ka', :)
BalasHapusOke de.
BalasHapusBtw terima kasih ya sudah berkunjung di blog ku. 😊
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus